Hallo
kawan-kawan!
Tempat
ini akan saya jadikan wadah untuk mengeluarkan imajinasi saya, sekaligus
catatan. Ada banyak sekali ide-ide dalam pikiran untuk dijadikan sebuah cerita.
Saya suka sekali dengan cerita.
Beberapa
waktu yang lalu, aku pernah bermimpi. Tidak bisa aku katakan itu mimpi buruk
atau mimpi indah. Jadi, di dalam mimpi itu aku sedang berdiri di pinggir
jurang. Di bawahnya terdapat hamparan hutan hujan yang lebat. Tak jauh dari
sisi aku terdapat sebuah air terjun besar. Suara alam di sekitar bahkan
terlihat begitu nyata.
Aku
melihat seekor burung besar di kejauhan. Yang aku yakin itu adalah burung
Garuda. Maskot atau lambang negara kita, Indonesia. Burung itu begitu besar
sampai aku mengira bahwa dia akan menerkam ku. karena aku merasa takut, aku pun
meloncat ke depan jurang dan terjatuh kebawah. Rasa mencekam akan jatuh begitu
terasa. Tapi aku bahkan tak bangun dari tidur.
Yang
terjadi, aku terdampar di sebuah rumah. Rumah bergaya Belanda dengan banyak
pintu. Aku berdiri di lorong rumah. Karena penasaran aku pun berjalan dan mulai
mengecek satu-persatu pintu. Semua isi ruangan sama. Terdapat meja, kursi, dan
tempat tidur. Tapi, ada satu kamar yang membuat perhatianku terpana. Diatas
sebuah meja yang menempel dengan dinding, terdapat sebuah buku. Buku bersampul kulit
tebal, dan besar. Aku pun masuk kedalam ruangan dan duduk di kursi. Lalu
membuka buku itu perlahan.
Hal
pertama yang kulihat adalah sebuah pohon besar. Seperti pohon beringin.
Akar-akarnya yang kuat di duduki oleh seekor serigala hitam. Terlebih lagi, gambar
itu bergerak! Sang serigala terlihat menjilati pohon beringin. Lalu pohon
beringin itu menjauhi si serigala dengan akarnya yang tebal. Aku pun membuka
lembar baru lagi. Kali ini, terdapat kumpulan pohon, daun-daun orange
berguguran. Semilir angin membuat daun-daun itu terbang. Lalu, di tanah
terdapat beberapa jamur. Jamur dengan berbagai warna seperti pelangi. Ada yang
merah, hijau, biru, kuning, dan yang lainnya.
Untuk
beberapa saat, semua tanaman itu terlihat normal, sampai sang jamur berwana
merah menampakan wajahnya dan mulai bernyanyi. Di ikuti oleh jamur-jamur
lainnya. Bahkan pohon-pohon yang daunnya berguguran pun ikut bernyanyi sambil
bergoyang sesuai nada. Suara siulan, terompet, biola, dan piano terdengar dari
dalam buku. Lagunya seperti lagu sirkus.
Awalnya
aku menikmati semuanya, sampai seseorang masuk kedalam ruangan. Aku pun
berbalik dan melihat seorang wanita dengan kebaya serba putih. Rambutnya di
sanggul keatas, kulitnya kuning langsat, tubuhnya elok seperti jam pasir, dan
wajahnya rupawan seperti bidadari. Wanita itu mendekatiku pelan dengan sebuah
cahaya yang tiba-tiba muncul di belakangannya. Bibirnya terbuka perlahan lalu
mengucapkan sebuah kalimat.
"Bangun,
kau harus bangun sekarang."
Akhirnya,
aku bangun dari tidur, di atas tempat tidurku yang sudah aku gunakan semenjak
SD. Aku melihat jam di Handpone. Jam sepuluh pagi. Aku bersyukur sekarang hari
minggu sehingga tak perlu terlambat pergi sekolah.
Mimpi
itu, sampai sekarang pun masih terbayang jelas dalam otakku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar